Permulaan Kecil adalah Waktu Persiapan

Permulaan Kecil adalah Waktu Persiapan

1 Raja-raja 18:44 Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: “Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut.” Lalu kata Elia: “Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan.”

Kecil-kecil cabe rawit, itulah ungkapan yang tepat untuk mengungkapkan sesuatu yang kecil tapi punya dampak, pengaruh, ataupun sesuatu yang besar. Pada jaman modern ini, komputer bukan barang yang asing lagi. Perkembangan komputer juga sangatlah pesat. Berbagai macam accessories komputerpun diciptakan untuk membantu pengguna komputer agar lebih effisien dalam menggunakan komputer. Salah satu accessories yang sangat membantu dalam menyimpan data dan file yaitu Flash disk. Bagi sebagian besar pengguna komputer mengenal USB Flash Disk. Kemampuan alat inipun tidak pernah diragukan oleh para pengguna komputer. Pengguna komputer bisa menggunakan Flash disk untuk menyimpan file dalam bentuk file dokumen, video, gambar, foto, data, dan file – file lain. Benda ini hanya sebesar ibu jari manusia dewasa. Bahkan benda ini ada yang diciptakan jauh lebih kecil.

Tapi kira – kira siapa ya penemu USB Flash disk ini? Jawaban yang benar, adalah Dr Fujio Masuoka. Beliau berasal dari Jepang. USB Flash disk ini berawal dari memori jenis MOS read only memory (samos), lalu berkembang menjadi 1 Mbit DRAM. Masuoka terus mengembangkan sistem Memory. Akhirnya flash disk 4 Mbit NAND type flash memory lahir sebagai flash disk pertama. Saat ini USB flash disk tidak memiliki memory yang berukuran kecil saja tetapi pada perkembangnya terus memiliki memory berukuran besar. Saat ini sudah bisa menyimpan memory berukuran 16 GB, 32GB, bahkan jauh lebih besar. Saat ini USB Flash disk bukan hanya digunakan di Jepang saja tetapi dari berbagai belahan dunia telah menggunakan USB Flash disk.

Yesus adalah contoh teladan yang baik untuk belajar dari perkara kecil untuk bisa masuk ke terobosan besar. Dari mulai mujizat, pemuridan, penebusan dosa, membangun karakter, dan pemulihan diri telah Yesus lakukan. Semuanya itu dilakukan dari hal yang kecil untuk mendatangkan karya keselamatan yang besar. Yesus memulai pemuridan bukan langsung mendapat 12 murid secara tiba – tiba. Tetapi Yesus menemukan muridNya melalui perjalanan yang dilaluiNya (Mat 4: 18 – 22) hingga menemukan 12 murid. Ajaran yang diajarkan Yesus juga tidak terhenti untuk 12 muridNya saja dan hingga Yesus wafat di kayu salib. Sampai saat ini Firman dan ajaranNya tersebar semakin banyak dan membawa karya keselamatan dan penebusan dosa. Jumlah muridNya juga makin banyak dan tersebar di seluruh dunia. Awal permulaan yang kecil ini bisa menjadi sebuah terobosan yang besar. Selalu belajar dan terus setia pada perkara yang kecil (lukas 16: 10) maka akan ada terobosan yang besar.

Silahkan Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini
Hits: 137
About Ruri
Nama Saya Ruri Kusumaningtyas , Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan satu anak dengan latar belakang pendidikan sarjana ekonomi. Saya senang berbagi sehingga apa saja informasi yang saya dapatkan saya bagikan disini, semoaga bermanfaat untuk semua pembaca setia cara.co.id , Salam Sukses