Kesempatan Dalam Kegagalan

Kesempatan Dalam Kegagalan

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Setiap orang tentu ingin impiannya terwujud nyata. Namun sayangnya, banyak orang yang ketika terbentur kegagalan memilih untuk menyerah kalah dan mundur. Seorang penulis bestseller versi New York Times, Lysa TerKeurst, pernah menceritakan kisah kegagalannya. Saat ia masih seorang gadis muda, ia mengirimkan proposal bukunya ke berbagai penerbit. Dengan penuh keyakinan impiannya membubung tinggi. Namun kenyataan menghempasnya keras. Ketika teman-temannya mendapatkan kontrak buku, yang ia dapatkan hanyalah surat penolakan. Ia sempat berkecil hati. Namun ia tidak membiarkan kegagalan mendefinisikan impiannya.

Sebaliknya, ia mengizinkan Tuhan untuk memakai setiap kegagalannya untuk memproses hatinya. Sementara itu, ia tetap setia mengasah tulisannya. Ia membuat berbagai tulisan singkat untuk gerejanya dan majalah-majalah kecil. Tak disangka, justru melalui salah satu tulisan itulah ia mendapatkan penawaran untuk menulis buku. Sampai sekarang, sudah belasan buku yang Lysa terbitkan. Selain itu, ia juga memimpin sebuah Ministry khusus untuk wanita, mengajar Alkitab secara online dan membantu mereka menggapai impian masing-masing. Ia bahkan telah meraih berbagai penghargaan, menjadi pembicara di banyak konferensi dan diundang ke bermacam acara TV. Salah satunya adalah The Oprah Winfrey Show. Demikianlah Tuhan membuat Lysa mempermuliakan nama-Nya melalui kesuksesan maupun kegagalannya.

Tergantung dari cara kita memandangnya, kegagalan bukanlah tanda ketidakmampuan kita. Jika kita menyikapinya dengan bijak, maka batu sandungan pun dapat berubah menjadi batu loncatan. Libatkanlah Tuhan dalam impian kita, bukan demi kepentingan pribadi, tetapi karena impian itu juga adalah kepentingan-Nya. Dialah yang telah menaruh impian itu di dalam hati kita, tentu Dia jugalah yang terlebih tahu bagaimana caranya untuk menggenapinya. Percayalah bahwa Allah tidak sedang tinggal diam. Dia tidak pernah melupakan kita. Sebagai Perancang Kehidupan dan juga Perajut Impian kita, Dia selalu berkarya dalam setiap kegagalan yang kita lalui untuk mendatangkan yang terbaik bagi kita. (MV.L)

Silahkan Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini
Hits: 138
About Ruri
Nama Saya Ruri Kusumaningtyas , Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan satu anak dengan latar belakang pendidikan sarjana ekonomi. Saya senang berbagi sehingga apa saja informasi yang saya dapatkan saya bagikan disini, semoaga bermanfaat untuk semua pembaca setia cara.co.id , Salam Sukses