Terima Kasih Tuhan, Aku Istimewa!

Terima Kasih Tuhan, Aku Istimewa!

Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Alkisah ada sebatang pohon kaktus yang tumbuh bertahun-tahun di padang gurun. Sejak kecil, ia harus menumbuhkan akarnya kuat-kuat agar batangnya tetap kokoh menghadapi badai gurun dan panasnya pasir. Juga supaya ia mampu menjangkau air yang langka dan menyimpannya dalam tubuhnya. Batang tubuhnya pun menjadi besar dan gembung berisi air, membuatnya merasa tidak menarik. Kaktus ini menyesali keberadaan dirinya. Ia merasa tidak berguna dan Tuhan telah salah menciptakannya. Ia selalu membandingkan dirinya dengan satu tanaman lain, yaitu padi. Yang hidupnya berlimpah air dan terus disirami petani. Bulir-bulirnya pun senantiasa dinantikan banyak orang. Bagi Kaktus, tujuan Tuhan menciptakan padi sangat jelas, tetapi tidak dengan dirinya. Semakin hari hatinya semakin tawar karena tidak ada hal baik yang bisa ditemukannya dalam dirinya.
Hingga suatu hari, badai pasir melanda gurun itu. Di dekat kaktus itu, seseorang tampak sangat kesusahan. Tiupan angin membuat unta-untanya mulai terseret mengikuti arus angin. Dengan susah payah, orang itu mengikatkan tali unta-untanya di batang tubuhnya. Kemudian, badai pun berlalu. Orang itu dan unta-untanya selamat. Setelah itu, orang tersebut menoreh batang tubuhnya supaya air keluar, sehingga ia memiliki bekal air yang cukup untuk sampai di kota terdekat.

Ada suatu perasaan bahagia, haru dan sukacita saat dirinya bisa menolong orang tersebut dan unta-untanya dengan apa yang dimilikinya. Saat Tuhan berbisik padanya, air matanya pun mengalir, “Hari ini, kamu menemukan panggilan hidupmu. Kamu berhasil menjadi kuat, kokoh dan siap menghidupi panggilan itu. Rancangan-Ku tidak pernah salah. Jadilah seperti apa yang Aku rancangkan, maka hidupmu akan menjadi penuh arti. Selamat berjuang, Kaktus kecil-Ku. Kekuatan-Ku akan menyertai sampai garis akhir!”. Kata-kata ini pun ditujukan untuk Anda. Hari ini, apa pun keadaan Anda, yakinlah satu hal, Anda sangat unik dan sedang dipersiapkan untuk satu pekerjaan yang besar. Yang hanya bisa dipenuhi oleh Anda, bukan orang lain. Karena rancangan-Nya bagi Anda berbeda dan sangat istimewa, tidak ada duanya!

Silahkan Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini
Hits: 449
About Ruri 2031 Articles
Nama Saya Ruri Kusumaningtyas , Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan satu anak dengan latar belakang pendidikan sarjana ekonomi. Saya senang berbagi sehingga apa saja informasi yang saya dapatkan saya bagikan disini, semoaga bermanfaat untuk semua pembaca setia cara.co.id , Salam Sukses