Cara Menjadikan Chrome Sebagai Default Browser

By | September 21, 2021

Saat ingin menjelajahi internet, pasti kamu memerlukan browser untuk dapat melakukannya. Karena cukup dengan memakai browser, kamu dapat lakukan penelusuran info yang ada di dunia maya.

Karena peranan utama browser adalah untuk lakukan penelusuran di jagat maya, tidaklah mengherankan bila sekarang ini banyak macam-macam browser yang bermunculan. Dari beberapa macam browser yang ada, Google Chrome merupakan browser yang sangat banyak dipakai.

Supaya kamu sebagai pengguna semakin nyaman dalam memakai browser Google Chrome, alangkah baiknya jika kamu mengatur settingan Google Chrome Set As Default Browser supaya browser tersebut yang nantinya terbuka otomatis saat menghidupkan akses internet dan computer.

Namun sebelum lakukan settingan default, seharusnya kamu juga mengenali apa aja yang menjadi kekurangan dan kelebihan yang bakal didapat saat memakai browser Google Chrome. Dengan demikian, kamu dapat mempertimbangan perlu atau tidaknya melakukan setting default tersebut.

 

Kelebihan dan Kekurangan Google Chrome

 

Design Clean
Satu diantara keunggulan yang dipunyai oleh Google Chrome ialah tampilannya yang kelihatan clean. Penampilan intinya tidak dipenuhi oleh beragam detil penampilan yang tidak dibutuhkan seperti yang terdapat pada browser lain. Keunggulan memakai browser yang clean ialah nyaman dilihat mata. Bila browser dipenuhi oleh beragam detil penampilan yang tidak dibutuhkan, malah berasa ‘berat’ di mata dan konsentrasi dapat teralihkan.

Terintegrasi dengan Layanan Google
Lantaran browser Google Chrome ini punya Google, tidaklah aneh bila Google memadukan beberapa service di browser ini. Contohnya seperti Gmail, Google Drive, dan beberapa layanan Google lainnya. Bila kamu memakai beberapa layanan Google di atas, pasti kamu akan semain gampang bila ingin terhubung dengan layanan itu saat memakai Chrome.

Mempermudah dalam Melakukan Pencarian
Bila kamu memakai browser selainnya Google Chrome untuk lakukan penelusuran info lewat mesin pencari Google, karena itu kamu perlu terhubung halaman khusus search engine Google lebih dulu dengan menuliskan google.com. Saat kamu menuliskan langsung keyword data yang kamu inginkan di tab browser itu tanpa buka halaman Google, karena itu pasti hasil penelusuran yang ada bukan hasil penelusuran dari search engine Google. Berlainan hal bila kamu memakai Google Chrome. Masalahnya browser itu telah terpadu dengan search engine Google. Walau kamu tidak buka halaman khusus search engine itu tapi langsung menuliskan keyword penelusuran di tab Google Chrome, hasil penelusuran yang ada ialah hasil penelusuran dari search engine Google.

Bebas Menambahkan Ekstensi
Sekarang ini Google Chrome telah terintegrasi dengan beberapa feature penting yang diperlukan pemakai dalam berseluncur di dunia maya. Sebutlah saja seperti Downlod manajer, terjemahan automatis dari Google Terjemahkan, penyimpanan beberapa data login, dan beberapa feature lainnya. Bila kamu belum berasa cukup hanya sejumlah fitur itu atau kamu perlu untuk menambah beberapa feature yang lain untuk kegiatan atau tugas yang kamu kerjakan, karena itu kamu dapat menambahnya dengan mudah. Menariknya, sejumlah fitur itu dapat kamu tambah secara gratis. Kamu perlu terhubung ke Web Store Chrome untuk pilih dan aktifkan sejumlah fitur atau ekstensi tambahan yang diinginkan. Tuliskan saja keyword ‘Web Store Chrome’ di search engine Google, nantinya akan masuk ke Chrome Web Store.

Mempunyai Feature Terjemahan Halaman Situs
Kadang kamu perlu untuk terhubung beberapa situs berbahasa asing karena keperlan tertentu. Bila kamu mempunyai kekuatan untuk membaca bahasa asing itu, karena itu pasti tidak ada yang penting dipersoalkan. Tetapi bagaimana bila kamu tidak mempunyai kekuatan karena itu, pasti kamu memerlukan kontribusi terjemahan kan? Nach, saat memakai Google Chrome,kamu dapat manfaatkan feature terjemahan bawaan yang berada di browser itu untuk mengartikan halaman website.

Selalu Update
Salah satunya keunggulan yang dipunyai oleh Google Chrome ialah selalu diupdate. Setiap diupdate, akan ada sejumlah fitur dan pembaruan terkini yang makin tingkatkan kualitas dari browser Chrome.

Tersedia di Banyak Platform
Sekarang ini mekanisme operasi yang sering dipakai orang di piranti PC atau laptp mereka ialah Windows, Linux, dan macOS. Nah, Google Chrome ada di semua mekanisme operasi yang ada itu. Jadi apa saja mekanisme operasi yang kepakai di piranti PC atau netbook yang kamu gunakan, Google Chrome masih tetap dapat kamu pakai sebagai browser dan menyettingnya sebagai Google Chrome Set As Default Browser.

 

Kekurangan Google Chrome
Walau Google Chrome mempunyai bermacam keunggulan, tetapi tetap mempunyai kekurangan. Ini lumrah, karena memanglah tidak ada satu juga yang prima di dunia ini. Baik berikut sejumlah kelemahan pada Google Chrome yang penting kamu kenali :

Boros RAM
Salah satunya kekurangan yang dipunyai oleh Google Chrome ialah pemakaian RAM yang terlalu berlebih atau boros. Berlainan dengan browser yang lain seumpama Firefox yang pemakaian RAM masih termasuk normal. Oleh karenanya, bila piranti yang kamu pakai cuman mempunyai 2GB RAM, karena itu performa piranti itu akan melamban. Apa lagi bila kamu buka banyak tab sekaligus.

Data Pengguna di Server Google
Harus diingat jika Google sebagai perusahaan periklanan. Maknanya, walau kamu memakai service Google dengan gratis, masih tetap ada konsekuansi yang perlu kamu temui, yakni beberapa data kamu akan disimpan di server Google. Oleh karenanya, setiap saat beberapa data itu dapat dipakai oleh Google untuk kepentingan periklanan. Tetapi tidak boleh takut, Google tidak lakukan suatu hal yang bikin rugi kamu kok.

 

Cara Menjadikan Chrome Sebagai Default Browser
Bila kamu tetap ingin membuat settingan Google Chrome Set As Default Browser sesudah membaca kekurangan dan kelebihan di atas, karena itu kamu perlu lakukan beberapa langkah berikut ini :
Langkah jadikan Google Chrome Set As Default Browser, turuti cara ini :

  • Membuka Browser Google Chrome
  • Masuk ke Menu Seting
    Teruskan dengan mengeklik icon tiga titik vertikal yang berada pada bagian sudut kanan atas. Setelah itu putuskan Settings/Setelan.
  • Click Default Browser
    Sesudah itu click tulisan Default browser yang berada di samping kiri kamu dan Teruskan dengan mengeklik tombol Make default/Jadikan default.

 

Sesudah kamu lakukan beberapa langkah di atas, berarti kamu telah sukses lakukan settingan Google Chrome Set As Default Browser. Gimana mudah bukan? Demikian cara mudah menjadikan Google Chrome sebagai browser default. Semoga bermafaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.